Nama Suryowijayan berasal dari nama Pangeran Suryowijoyo, putera HB VII. "Tempat ini dulu menjadi pusat logistik," kata RM Noeryanto, cucu Sri Sultan HB VIII.
"Tempat ini dulu menjadi pusat logistik," kata RM Noeryanto, cucu Sri Sultan HB VIII. Nama Suryowijayan berasal dari nama Pangeran Suryowijoyo, putera HB VII. Dalam perjalanannya, kepemilikan Dalem Suryowijayan beralih ke HB VIII. Isteri HB VIII adalah sosok pecinta ketoprak. Itulah sebabnya, di Dalem Suryowijayan akhirnya menjadi pusat kegiatan ketoprak. Bahkan, dilakukan pentas ketoprak setiap bulan. Sampai sekarang, kegiatan ketoprak terus berlangsung. Para pemain telah dikumpulkan dalam wadah Paguyuban Tari Suryo Kencono. Anggotanya tidak hanya pemain kawakan, melainkan anak-anak muda yang menggilai ketoprak.
Selain ketoprak, ada bentuk kesenian yang pernah lahir di Suryowijayan. Kesenian itu adalah musik bambu. Suara yang dimunculkan seperti nada musik umumnya. Ada bass, tenor, celo dan string. Permainan musik ini juga dilengkapi penyanyi. Kesenian tradisional itu sangat terkenal pada abad 18. Namun, sekitar 1960, musik bambu hilang ditelan zaman.
Semoga Suryowijayan menjadi kampungh yg terkenal di Indonesia !
BalasHapus